Minggu, 20 Mei 2012

Rangkaian Star Delta

Rangkaian Star Delta ?? Hmm.. .apa gunanya yaa.. .??
Disini kontrol sederhana Star Delta banyak diaplikasikan untuk starting awal motor liatrik. Berfungsi untuk memutarkan motor listrik 3 phase yang pada saat awal motor berputar dirangkai dalam kondisi lilitan Star yang berfungsi untuk mengurangi lonjakan arus listrik yang besar ketika motor mulai dihidupkan. Saat start awal inilah motor tidak dikenakan tegangan penuh. Setelah motor berputar dan arus sudah mulai turun dengan menggunakan timer, rangkaian lilitan motor dipindahkan menjadi segitiga/delta sehingga tegangan dan arus yang mengalir ke motor menjadi penuh.

Rangkaian Kontrol


Rangkaian Power


Keterangan :
PB : Push Button Switch (Normaly Open/NO)
K : Kontak Rellay
T : Timer


Ketika PB-ON/ditekan, maka K1 , T1, dan K3 akan ON. Kontak K1-NO berfungsi sebagai pengunci (latching) sehingga K1, T1, dan K3 akan tetap ON meskipun PB-ON telah dilepas. Pada saat ini motor running dengan konfigurasi STAR/BINTANG.

Selanjutnya T1 akan menghitung hingga nilai hitungan timer mencapai target misalnya 4s (4 detik). Ketika T1 mencapai target maka kontak output rellay T1-NO akan ON. Dengan demikian, K3 akan OFF dan K2 akan ON, dan motor running dengan konfigurasi DELTA/SEGITIGA.

Kontak K2-NC dan K3-NC berfungsi sebagai interlock yang memastikan bahwa kontaktor star dan kontaktor delta aktif secara bergantian, jadi tidak akan menyala secara bersamaan.

25 komentar:

  1. Terima kasih.. .

    BalasHapus
  2. Oww begitu...........

    BalasHapus
  3. ouuuu mkasihh yaa....

    BalasHapus
  4. untuk harga rangkaiannya sendiri berapa bro

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harga rangkaian tergantung kita mau pilih komponennya.. .

      Hapus
  5. dimana yah bisa liat contoh soal-jawab star-delta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau mau soal latihan bisa di buka ni disini, boleh dicoba :)
      http://pmsd.ac.id/virtuallab/?a=Qi9p=

      Hapus
    2. atau yang ini
      http://www.pmsd.ac.id/virtuallab/?a=YS9p=

      Hapus
  6. artinya kontrol coilnya 220 v ya ? tks

    yan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa rangkaian kontrol bisa memakai tegangan AC 220 V.

      Hapus
  7. mantabbbb, posting yg lebih banyak lagi masbrooo
    bagi" ilmu yg bermanfaat...

    BalasHapus
  8. trmksh udah sharing ilmunya mas Didi Setiawan

    BalasHapus
  9. gan kalo boleh tanya buat rangkaian seperti di atas pake software apa yah gan

    BalasHapus
  10. Bro,artinya 380/600 di nameplate motor itu apa,.

    BalasHapus
  11. Yang dimaksud agan Andry Sasmita adalah Volt Rate motor listrik tersebut.

    BalasHapus
  12. Untuk Software sekarang banyak gan, itu pakai proteus.

    BalasHapus
  13. mau tanya nih pak, untuk starting star delta misal pada line PLN 220 L-N/380L-L, tegangan untuk star berapa? delta berapa? trim's

    BalasHapus
  14. mau tanya nih pak, untuk starting star delta misal pada line PLN 220 L-N/380L-L, tegangan untuk star berapa? delta berapa? trim's

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam hubungan star arus line dan arus kumparan adalah arus yang sama tetapi tegangan kumparan adalah seperakar 3 dari tegangan line. Dalam hubungan delta harga tegangan tidak berubah tapi harga arus pada tiap kumparan adalah seperakar 3 dari arus line.

      Hapus
    2. sukriyadi (elangpasific@yahoo.com)16 Maret 2014 15.22

      ma'af pak didi, saya masih kurang mengerti. boleh saya minta no hp pak didi? kirim ke email saya.

      Hapus
  15. sukriyadi (elangpasific@yahoo.com)16 Maret 2014 16.14

    misalnya pada nameplate tertera 380/660 volt 47 kw, pada saat star teg brp? pada delta brp?
    atau beri contoh dgn nameplate yang lain trim's

    BalasHapus
  16. Lebih lengkapnya bisa di ceck gan lewat link berikut http://www.academia.edu/4739380/BAB_I_PENDAHULUAN by Mukhammad Rizqi.

    BalasHapus

Komentar anda